Minggu, 06 Mei 2012

Anak Didikku



Inilah anak-anak didikku. Akhirnya redaksi genesis terbentuk juga setelah perjuangan yang panjang. Senyumku mengembang seolah tak sabar memulai semuanya. Bersama mereka, aku ingin membuat sebuah majalah sekolah. Walaupun belum ada jaminan dari sekolah untuk menerbitkan majalah tersebut, tetapi aku takkan putus asa. Takkan kubiarkan harapan dan impian anak-anak didikku hancur karena ini. Aku akan mencari cara agar majalah ini bisa terbit, paling tidak bisa dinikmati oleh kawan-kawannya. Aku tak ingin kerja keras mereka sia-sia. Untuk itu, aku akan melakukannya dengan segenap kemampuanku. Apa yang aku punya, apa yang kutahu akan kuberikan pada mereka. Apapun itu, walau tak berarti. SEMANGAT GENESIS! Luapkan apa yang ada dipikiranmu,wahai adik-adikku. Ungkapkan apa yang kau rasa perlu dibicarakan, karena pemikiran itu takkan diketahui orang jika hanya tersimpan apik dalam memori. Mari narasikan keluh-kesahmu lewat goresan tinta ini dan yakinlah apapun yang kalian tulis akan berguna bagi orang lain. Jangan takut! Bersikaplah liar seperti keinginan hatimu. Jangan terkumkum oleh rasa ragu. Tulislah! Tulis dan terus tulis. Tunjukkan dirimu lewat lembaran-lembaran kertas itu! 

 
 (murid-muridku narsis-narsis buanget)









 

Ini adalah guru pamong di SMP 4 Singaraja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar